Tv POLYTRON layar gelap di sertai suara denging panjang


Tv POLYTRON 14 inc Jadul gejalanya layar gelap disertai suara denging.


Sudah seringkali menangani servisan dengan kerusakan yang sama, kali ini tv POLYTRON SUMO 14 in jadul type tidak di ketahui karena stiker robek mempunyai gejala layar gelap gulita disertai suara denging berkepanjangan..
Setelah membuka tutup belakangan tampak mesin sudah kotor dan berantakan maklumlah tv ini sudah tua umurnya dan mungkin juga mengalami beberapa kali reparasi terbukti blok regulator sudah tidak asli lagi yang diganti dengan blok regulator gantung dari toko elektronik .
Bila mendapati tv bisa start tapi layar gelap dan terdengar suara denging panjang biasanya ada part ada bagian horisontal ada yang jebol, entah itu dari transistor h out, fbt, kapasitor damper atau yoke defleksi. Khusus untuk tv POLYTRON/DIGITEC jadul punya gejala klasik penyebabnya ada pada 3 bantalan karet yang basah dan mengakibatkan korosi/karat pada gulungan kawat email yang tentu saja efeknya fatal buat Yoke itu sendiri.
Bantal yoke
Melihat bantalan Yoke sudah basah dan kotor lalu coba ukur secara induksi dengan Ohmmeter selektor 10k pada bantalan karet warna hitam, jarum meter langsung melesat naik yang artinya bantalan karet sudah tidak layak pakai, dan langsung membuangnya. Lalu lepas modul Matrix RGB, Centring CRT dan Yoke Defleksi.
Nggaa yoke
Sudah jelas terlihat efek dari bantalan Yoke yang basah tadi dan telah menghanguskan gulungan kawat email, kondisi seperti itu tidaklah mungkin untuk bisa di reparasi lagi dan satu-satunya cara yaitu harus menggantinya dengan Yoke baru.
Kemudian pemeriksaan di alihkan ke penguat horisontal, cek transistor h out ternyata kondisinya sudah short, cek kapasitor damper C420 8n2j/2kv ~> OK dan secara kebetulan sekali, bapak yang punya tv ada ready stock entah dari mana? Maka dengan mudahnya melakukan pergantian Yoke dan transistor h out sekaligus, tapi sebelumnya melakukan resolder di blok vertikal dan horisontal lalu coba tes tegangan pada B+115vdc ~> OK, cek pada titik basis transistor h out ada sekitar 1,5vac.
Setelah selesai pemasangan Yoke dan transistor h out kemudian onkan dan tv pun bisa hidup, selang 15 detik keluar raster polos dominan warna hijau dengan garis-garis blangking putih dari atas sampai bawah
Lagi-lagi ganti part modul Matrix RGB satu blok sekaligus untuk menyingkat waktu karena kalau mencari kerusakan part yang benar-benar rusak maka akan banyak memakan waktu dan akhirnya tinggal tes ulang..
Kali ini layar sudah mulai ramah walau tampak kehijauan tapi tidak ada lagi garis-garis blangking putih memenuhi seluruh layar kemudian coba putar bolak-balik secara perlahan trimpot Screen FBT hasilnya raster bisa gelap dan terang, coba tekan tombol Menu di panel tv untuk mengecek display/OSD sekalian mengatur kualitas raster/gambar di layar serta mengecilkan kuat arus warna hijau pada trimpot G out di modul Matrix RGB supaya raster benar-benar uniform.
Seting raster sudah beres, tinggal menyisakan satu pekerjaan lagi yaitu ada garis hitam horisontal di bagian atas dan garis-garis tipis di bawah layar, apabila di cermati ternyata center vertikalnya yang tidak normal, dan untuk melihat reaksi V-CENT digeserlah S401 swicth V ke kiri atau kanan maka raster menjadi simetris artinya garis hitam horisontal antara atas dan bawah sama tebalnya kemudian melakukan adjustmen V-SIZE pada RT402 trimpot 101 akhirnya raster sudah full..dan gambar pun 99% OK . Tumben panggilan servis tv kali ini terasa ringan dan cepat beres karena stok part sudah tersedia semuanya tinggal mengeksekusi, biarin aja dapat upah kerja doang..tapi tak apalah karena masih ada yang menunggu di tempat lain lagi dan langsung chabouut..
Daftar part aktif :
  1. Ic Program ZILOG 2642 HB1-00-03
  2. Tr.hout D1877
  3. Ic Osilator TDA8362B
  4. Ic Vertikal TDA3653C
  5. Tr. Reg D1887
  6. Tuner TECC7989VA24T
  7. Yoke DSE-1422IL
  8. FBT FCM-14A032
  9. Ic suara TDA2003A
  10. Tr. RGB F422

Tv LG gejala raster gelap dengan garis-garis tipis horisontal 3 warna merah, hijau dan biru

Menurut info dari Empunya tv, awal dinyalakan gambar normal, suara ok, tapi ada garis-garis tipis horisontal 3 warna yaitu merah, hijau dan biru yang bertahan sekitar 3 menitan, lalu berubah menjadi raster hijau polos bergaris buku kemudian gelap berkepanjangan.
Untuk memastikan agar lebih yakin maka saya pun mengulang kembali kronologi gejala gangguan tv LG SOUNDMAX PLUS model CF-20G60, tv kembali dinyalakan.
3garis
Setelah mendapat gambaran dari hasil survei, mulailah mengeluarkan peralatan tempur dan buka tv. Pekerjaan pertama melakukan solder ulang semua mulai dari Ic singel, bagian Vertikal, Horisontal dan Regulator, tidak luput juga di Matrix Out RGB. Itu semua sudah merupakan rutinitas awal sebagai TUSER TV, setelah pekerjaan perdana beres kemudian nyalakan tv lagi eeh.. malah menjadi gelap doangan. Dengan sabar menunggu dan lumayan lama, akhirnya muncul juga raster hijau dengan garis buku lalu berubah gelap lagi disertai 3 warna garis tipis horintal dan 5 menit kemudian keluar gambar bahkan gambarnyapun sekarang menjadi berkedip terus menerus seperti kedipan layar monitor komputer saat di shoot kameramen stasiun tv.
3garis biru
Sempat terpikir kalau fbt error ? haah... masa.. sih fbt bisa error? seperti ic memory aja, mungkin karena seringnya mencoba tv di matikan kemudian di nyalakan lagi layar tetap gelap lalu melakukan action pada trimpot Screen FBT di putar naik-turun ternyata gambar cepat muncul walau masih berkedip dan trimpot screen coba naikan lagi sedikit hingga kecerahan melebihi ambang batas sampai tampak kelihatan garis blangking merah dan rastepun dominan merah pula maka gambarpun tidak berkedip lagi..walau menjadi tipis dan berkabut, trial gain matikan tv lalu onkan lagi langsung gambar keluar hanya saja jadi tidak nyaman di mata bila hendak menonton. Merasa tak puas hati dan tidak ingin berlama-lama dalam kegalauan, langsung joss bae lah.. ganti part yang dicurigai: elko B+ C820 220u/160v ternyata sudah lemah, elko RGB +185v C444 4,7u/250v, Ic301 Vertikal, C304 100u/50v (ada sedikit kotoran pada lubang kawat polaritas positif), C443 & C446 470u/25v dan Ic 901 Out RGB di babat semua tanpa ampun !
Setelah mengganti part ala serabutan dan memeriksa ulang polaritas elko-elko yang tadi, karena bila salah pasang kutub elko pastinya bisa meledak dan mengeluar bunyi sangat keras (mirip bunyi mercon). Saatnya tes hasil kerja dan tancaap steker,,, broer langsung dech byaarrr layar nyala tanpa cacat, sekarang gambarpun terlihat cling..

Tv China dengan gejala Kerusakan tidak bisa Simpan Gambar

Tv Cina tidak bisa menyimpan program di search manual atau auto

Bermula dari keinginan anak-anak ingin mengisi liburan sekolah ke rumah neneknya di Bekasi, sampai di sana sudah ada beberapa tv yang teronggok menunggu di dandanin yang sebenarnya job pamannya anak-anak yang belum sempat di uprek saking kebanjiran kerjaan. Yaah..daripada bengong doang di rumah orangtua mendingan bantuin garap itu tv supaya dapat sekedar rokok mah pasti di kasih laah...
Tersebutlah tv VOTRE 14 Inc dengan gangguan tidak bisa di progam secara Manual maupun Auto apalagi dengan Fine Tuning, awal di nyalakan layar Blueback saja dengan OSD normal hanya saja saat dalam proses pemrogaman nampak raster noise salju terlihat kepyur dan setelah masuk band UHF serta pas di titik frekwensi canel tertentu terlìhat ada getaran gambar tipis yang tidak singkron alias melintir ke kiri dan kanan kemudian menghilang tanpa bekas yang tentunya tidak tersimpan maka jadinya tak ada canel yang tertangkap sama sekali.

TV ini
menggunakan
  • Ic croma
    LA76810A
  • Ic program
    LC863532
  • Ic vertikal
    LA78141
  • Crt bekas Monitor
  • Di lengkapi sirkit OW
Melihat gejala yang ada jelas sekali kalau rangkaian IF tidak bekerja karena di tandai dengan adanya raster salju tipis dan sangat cerah

Yang agak mengherankan dan jadi salah analisa yaitu adanya layar Bluebak dan saat hendak di scan untuk mencari siaran tiba-tiba dari layar Blueback menjadi raster gelap ataukah memang tv ini tidak bisa scan program ?
Aah...daripada bingung dan menjadi lama gara-gara memikirkan penyebab gangguan tv, mendingan solder dulu seperti biasanya dan sekalian memeriksa elko B+, elko 180v serta ganti elko Vcc 24v & elko Vcc 16v di Out Regulator yang memang sudah kembung.
Onkan tv jreng..jreng.. layar Blueback kemudian buka menu dan masuk ke bagian program maka kembali raster pun gelap, hmm..rupanya tv ini belum mau merespon dari rencana A, lalu cek tegangan ABL, AFC, heater dan RGB yes..normal semua !
Cek tegangan B+ pada Tuner ada 5v, Sda & Scl juga 5v , naah..Agc kok cuma 2v yah ? Menurut Analisa Saya (meniru bahasanya Sentilan-Sentilun) biasanya tegangan Agc harus ada 4v.
Penasasan dengan tegangan Agc tuner yang 50% terkorup maka jalur Agc di amputasi tapi tegangan Agc setornya tetap 50% lagi..sambung kembali jalur Agc Tuner yang di potong tadi, mungkin ic croma mau menguji kesabaran pribados nih, beralih ke pengecekan pin Vcc mulai dari pin8 = 5v, pin18 = 8v, pin25 = 5v, pin 31 = 5v, pin 43 = 5v wuiih..sudah tersuply dengan baik !
Rencana B mulai di lancarkan masuk menu program dan Scan otomatis sekalian survei tegangan, ceuck.ceuck..tegangan VT bisa berselancar di band VL, VH, UHF dan Agc pun normal jadi 4v
Tapi setelah proses Search Auto, kembali tegangan Agc nongkrong di 2v baik di pin Agc tuner maupun di pin4 Ic croma. Gak mau kalah melawan penyakit tv dan tetap menjaga semangat, soalnya amunisi tempur pun lengkap langsung saja ganti Ic LA 78610A dan hasilnya sungguh luar binasa..podo wae kang ! tetap nihiil
Rencana A gagal, rencana B amblas dan sekarang pakai jurus rencana C : ganti Spul Osilator berupa kotak putih type 6019 untuk sementara pakai Search Manual dan langsung mulai start dari band UHF saja supaya dapat dengan cepat mengetahui hasilnya, ternyata betul sekarang sudah ada penampakan semut-semut mulai banyak berkeliaran kesana kemari, gambarpun selayang pandang di iringi warna walau belum bisa tersimpan. Coba tes Search dengan Fine Tuning he..he..si VITRON mulai menunjukan belangnya siaran sudah mau di simpan, untuk memastikan jika tv ini mulai membaik maka tambahkan 2 canel lagi dan kini sudah bisa berdamai.
3 Siaran sudah tersimpan walau dalam posisi Fine Tuning, mungkin butuh suntikan moril supaya bisa di Search Manual maupun Auto maka pribados pasangkan kapasitor keramik 60pf paralel dengan kapasitor Spul Osilator lakukan ulang Search Manual di canel 4 karena canel 1,2 dan 3 sudah ada penghuninya eeeh.. siaran nggak terjaring.
Kemudian ganti posisi kaki kapasitor 60pf pasang di kapasitor Spul Osilator yang sejajar dengan pin 49 sedangkan kaki yang satunya lagi ke ground, langsung dech Search Manual lagi Ups..siaran bisa di lock dan coba tambah satu siaran lagi di canel 5 Good Job, waktunya uji coba pakai Auto Search karena sudah yakin terbukti bisa di Manualkan maka siaran pun muncul minta di absen satu-satu dan sekarang sudah hadir semua duduk manis di bangkunya masing-masing, matikan tv kemudian hidupkan lagi ha..ha.. si VITRON sudah bisa mentas kembali, secara kebetulan datang pamannya anak-anak serta melihat tv yang sedang beraksi langsung nyengir kuda karena garapan yang belum sempat di apa-apakan sekarang sudah bisa di tonton lagi.

TV POLYTRON : gangguan vertikal, gambar bawah hitam setebal 5 cm

Pertama kali di ketahui kerusakan Tv Polytron 21 inci, Minimax Zeppelin model MX5265 dalam kondisi mati di sertai bunyi denging berkepanjangan saat tv dinyalakan sebentar dan dipastikan ada part yang short/konslet, kemungkinan bunyi denging tersebut berasal dari bagian horisontal.

Setelah penutup tv di buka, pengecekan perdana langsung pada transistor H OUT yang memang sudah dalam keadaan terkapar lalu transistor tersebut di cabut . pemeriksaan di lanjutkan ke D515 dioda B+115v beserta C528 elko 220u/160v dan ternyata masih "ok" lantas tes tegangan pada titik B+  ada 115vdc terus tes di titik kolektor tr. h out ada 115vdc juga di titik basis pun ada sekitar 4vac. Blok
Regulator dan Horisontal drive di rasa aman untuk sementara waktu, maka pertukaran pemainpun di lakukan dengan T801 ST1803DHI dan tv pun sekarang sudah bisa nyala lagi, timbul tulisan   POLYTRON & display canel langsung pasang antena serta gambar pun tampak normal.

Saat di amati dari depan ternyata logo stasiun tv nyundul keatas hampir tidak kelihatan & tulisan runnig teks/tulisan kaki yang ada dibawah terangkat ketengah layar jadi artinya gambar naik keatas dan menyisakan raster bagian bawah gelap setebal 5cm secara horisontal (ganggauan V-CENT = data sheet program ) padahal saat di lihat dengan kaca cermin tampak normal ...he..he. maklumlah cermin yang di pakai ukurannya kecil untuk praktek nyervis .
Kembali perburuan lagi,cek satu-satu semua elko pada bagian vertikal hasilnya ternyata ok. lakukan resolder & bersihkan pakai thinner Glosse. lalu nyalakan tv...treetzc...treeetzc ..keluar api biru dengan kerasnya dari tudung Anoda FBT yang menjalar ke gnd crt ( mungkin penyebab tr. H out menjadi jebol ), he...he...satu penyakit belum beres timbul gangguan yang lain , daripada bikin jebol tr.H out lagi langsung saja tak potong kabel anoda yang bocor karena sudah cacat sekalian ganti kopnya . dan setelah beres semua, coba onkan tv..,eealah... samimawon gambar seperti semula, sambil garuk-garuk kaki yang gatal di gigit nyamuk..lhoo... siang bolong gini kok ada nyamuk? ternyata bukan cuma manusia saja yang cari makan siang atau malam !

Sambil meneliti part-part sekitar vertikal, membolak-balik mesin tv dan sambil menunggu muncul ide... tiba-tiba sepintas tanpa sengaja melihat permukaan elko bagian atas agak kusam, C402 1000u/25v seri ke lilitan yoke vertikal padahal tadi sudah di cek, hasilnya bagus bahkan kalau di
bandingkan dengan elko (dari toko) tendangan jarum avometer 'ok banget', tapi tidak ada salahnya untuk coba ganti elko 1000u/25v, kan cuma iseng-iseng berhadiah sebelum memvonis ic vertikal bersalah...setelah pasang elko baru kemudian nyalakan tv ...Casszt...waau tiba-tiba layar terbuka penuh . he..he..rupanya keisenganku berbuah keberuntungan .

Sambil running tes tv, coba cek tombol panel tv...hmm sudah ngaco semuanya, saat tekan tombol < ch+ > yang muncul malah suara tambah besar lalu tekan tombol < v- > siaran program jadi pindah ke canel lain, akhirnya buka panel ganti micro swicth ch+, ch-, v+, v- .

Nyalakan tv sekali lagi cek canel dan volume, sekarang sudah normal kembali lalu observasi heatsink ic vertikal & tr. horisontal panasnya cukup terkendali, akhirnya perjuangan mengatasi penyakit tv ini sudah selesai dan perasaan lega campur senangpun berbaur jadi satu karena sebentar lagi gajian en...waktunya di tutup !!


Gejala kerusakan gambar normal tapi suara hilang pada Tv Polytron

TV POLYTRON: Gambar normal tapi suara hilang

Rabu, 23 Januari 2013

Dengan gangguan suara hilang tapi gambar normal pada Tv Polytron MinimaX type MX51323, sebelum dibuka casingnya coba tes dulu pakai VCD player ternyata selain gambarnya normal suarapun keluar dan bisa dibesar-kecilkan volumenya jadi kesimpulan awal adalah gangguan pada ic croma stv22..yang bermasalah di siaran canelnya bila pakai antena gambar tetap ada tapi suaranya hilangnya.

Untuk memudahkan pekerjaan harus dibongkar total, speaker kiri-kanan, panel tombol depan dibuka semua dengan tujuan supaya cepat dalam pencarian kerusakan.

Tampak kelihatan betul bekas jejak servisan dan masih segar timah yang kena solder karena baru seminggu selesai di reparasi tapi tidak berhasil menurut pemilik tv dan yang mengherankan yaitu type ic croma berubah menjadi STV2246H padahal biasanya STV2247H atau STV2286H ada kemungkinan diganti ic cromanya tapi biarlah itu tak menjadi soal yang penting bisa di ketemukan penyakit suara yang hilang

Pertama-tama mencoba telusuri jalur audio sambil di sentuh pakai telunjuk atau ujung probe tester dan pangkal probe di pegang agar efek suara dengung terdengar agak keras, ternyata semua baik-baik adanya mungkin yang dilacak jalur audio bagian AV he..he..jadi senyum sendiri.
Karena dapat job panggilan disore hari menjelang malam maka pribados keluarkan si KONTOSURYO alias loop atau kaca pembesar, setelah di teliti pin55 audio out jadi n.c (no connection / tidak terhubung)
waaduh jadi ribet nih urusan kalo harus ubek jalur audio, kayaknya bisa sampai pagi baru kelar.
Mau gugel dulu lewat hp si JADUL supaya dapat data pin ic croma, eeh..sinyalnya tenggelam timbul persis kepala orang sedang kelelep di kolam renang.
Lihat keatas atap rumah hmm... pantesan pakai seng atap rumahnya, yaa sudahlah pakai cara bendeng saja.

Akhirnya ambil elko 10u diselipkan pada pangkal probe tester sambil dipegang mau coba tes, siapa tahu masih berfungsi bagian out suara ic croma yang di n.c kan tersebut lalu kaki elko ditempelkan ke pin55 audio out kemudian ujung lancip probe tusuk ke in Ic Power Sound TDA2003A, sedikit kaget karena langsung speaker tv menjerit keras.

Ada titik terang, suara bisa keluar. Jujur saja sebetulnya masih bingung dengan jalur audio out karena pin55 tidak terpasang lantas pin berapa yang dipakai ? Sementara ada sebagian pin yang polos tanpa ada keterangan fungsi pada pin ic dan mbah gugel sinyalnya kurang bersahabat.

Sambil nyeruput kopi dan perlahan sedot rokok iseng ajalah selidiki jalur output audio pin55 ke ic tone kontrol AN5891K.
Ternyata di pin55 Ic STV 2246H ada titik kopel C330 yang tidak terpakai tapi ada kabel jumper warna merah terhubung ke C314.
Selama ini tidak terpikirkan bahwa Ic STV2247H audio out ada di pin11 sedangkan STV2286H outnya dipin55 jadi sebetulnya kedua ic tersebut punya 2 out audio cuma pada kenyataanya pin11 untuk STV2247H dan pin55 untuk STV2286H, anggaplah pin out yang di n.c kan itu sebagai serepnya.
Akhirnya tidak jadi ganti ic croma karena sudah bisa di atasi dengan mencabut kabel jumper dan ganti tancap elko 10u di C330.
Syukurlah bisa berhasil dengan selamat dan buat pelajaran kedepannya.

Label

Mengenai Saya

Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Saya orang biasa yang ingin mengenal blogger dan mengelola Purnama Elektronik Blogspot ini untuk menambah wawasan serta berbagi pengalaman dalam dunia reparasi TV, agar punya motivasi kuat untuk berkarya & menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berawal dari Hp N-70 lalu dikenalkan oleh teman tentang internetan via seluler dan bisa eksis sampai sekarang. Setiap artikel yang di posting selain untuk berbagi, di dedikasikan arsip kerja dari pengalaman dan dari narasumber lain sebagai pelengkap. Tidaklah menampik bila saatnya nanti memiliki sebuah perangkat Laptop tentunya jadi sangat baik karena proses pembelajaran akan mudah dan lancar.. Materi artikel apapun yang di posting di blog Purnama Elektronik ini, semata-mata hasil dari jerih payah pribadi yang tentunya banyak di support oleh teman, sahabat, kenalan dan para MASTER BLOGGER serta keluarga tercinta.