SHARP X-PRESSION Gambar Rolling dan Lemah

SHARP X-PRESSION Gambar Rolling dan Lemah
Kring kring kring.. Nada Hp pribados berdering menandakan ada panggilan, ternyata ada klien baru punya keluhan tv nya cuma satu canel aja yang baik. Tiba di TKP ternyata tv nya merk SHARP X-PRESSION 21 inci type 51X200 menggunakan ic Micom IXA319WJ & ic Kroma M61262 .. Setelah mendengarkan keluh kesah ibu si Empunya tv dengan santai pribados coba program Auto.. Waduh sekarang malah tak satupun canel yang nyangkut kalau pun ada siaranya gambar nya jadi hitam putih dan melintir kemana mana gak mau diam. Hmm.. Apa gerangan yang terjadi dengan tv ini gerentes hati.
Coba ganti tuner dulu karena pengalaman yang sudah sudah bisa langsung Cling.. Tapi hasilnya sami mawon mas,.. periksa konek antena.. Alamak ternyata kawat serabutnya gak ada dan kancingan baut tidak terlalu kencang, langsung ta benerin yang akhirnya gambar tv bisa cling lagi.
Mendadak besok paginya dapat

sms, yang isi bunyi nya seperti ini :

#Bgmana ni bang..tv ni masih

gambarx ke atas k bwa.

.

#Tv ni msh rusak..gambarx msh

goyang ni.apa bs d liat lg.

.

#Apa gk bs soreh ini dtg.soalx

tv yg d baikin smlm blm baik

betul.gk bs nonto lg

.

#Tolong ni dtg soreh ini tv ni

blm baik betul.

.

#Prcuma dong ksi baikx td malm

krn pgx tv kmbali rusak

lg.tolong dtg liat lg skrg.

.

Asem..! Pagi pagi sudah dapat

teror sms jadi pusing pala berby

ny.

Sumpah dech kerusakan tv SHARP sering di bikin bingung.. Setelah datang ke TKP saat di ON memang betul gambar terlihat tipis dan hitam putih bergerak ke atas ke bawah alias gambar jadi Rolling. coba coba scan auto sekali lagi mungkin cuma kurang pas atau kurang tepat siaran nya. Tapi lagi lagi cuma 2 canel yang terjaring itupun tambah kenceng lagi rollingnya . Akhirnya buka kembaii kabinet tv dan mulai kerja dari awal lagi. Namun sebelum mengutak atik mesin tv baik nya pribados bersihkan debu yang masih menempel dan mencuci pakai Thiner Special A , sambil menunggu kering tentunya browsing dulu supaya cepat beres job komplenan tv ini hehe.. Karena mesin tv SHARP ini menggunakan dua layer jadi mumet kalau mau menelusuri semua jalur..Apalagi yang punya tv sudah gak sabar ke pingin cepat cepat bisa nonton lagi acara favoritnya..
Dapat info dari hasil browsing ada 3 elko :

1. C754 33uf/160v

2. C825 1uf 50v

3. Dan C434 10uf 16v..

.

Berhubung tv bekas servisan bengkel lain dan sudah mangkrak sekitar hampir 1 tahun jadi masih bisa terlihat bekas solderan hampir di semua titik, ceuk ceuk ceuk.. paten tenan.!

Cabut elko C825 1uf/50v kondisinya sudah melonon dan di ukur pun 0 ( nol ) kapasitas,

elkn C434 10uf/16v masih OK sedangkan elko C754 33uf/160v sudah pernah di ganti oleh pendahulu pribados, jadi setelah perggantian satu pemain gambar pun sudah cling dan normal kembali setelah di scan auto maka canel canel pun langsung bermunculan .

Melonon
Posisi elko C825 di tunjukan pakai probe Merah dekat ic smd M61262 di bawah mesin..
Esemde
Posisi elko C825 di bagian atas mesin dekat Resistor besar warna Biru.
Restar gede
Pribados ucapkan Terimakasih kepada Om za'el service elektronik yang telah membantu memecah masalah sampai tuntas..

Cara Menambal Kabel FBT yang Bocor

Cara menambal kabel FBT yang Bocor
Lama tidak ngepost hasil kerja jadi kangen ney.. Mungkin kali ini pribados mau kasih sedikit tips tentang kabel FBT yang sering kedapatan bocor dan kalau bocornya sudah agak parah akan terdengar bunyi ledakan yang keras sehingga membuat takut si Empunya tv. Kebetulan kali ini dapat Job servis panggilan untuk menangani kerusakan tv cina merk ADVANCE 21 inci yang katanya unit tv tidak bisa menyala dan hanya lampu powernya berkedip kedip saja. Baiklah tidak ingin memperpanjang cerita karena efeknya juga tidak baik buat kesehatan jari jerami yang bila di paksakan bisa keriting.. Singkat kata setelah membuka kotak tv tampak kotoran dari semut yang menumpuk di Transistor Regulator dan Horisontal serta ada kapasitor berukuran kecil kondisi tinggal kakinya saja... Eiit masih ada satu lagi kop FBT sudah tampak layu/lembek dan robek.
Cek Tr. Regulator dan Horisontal untuk memastikan ke -2 transistor tersebut kondisi layak pakai lalu mulai membersihkan seluruh permukan mesin dan memeriksa kembali solderan yang mungkin sudah retak retak .
Setelah menguji mesin tv yang ternyata dalam keadaan baik baik saja dan semuanya di rasa aman terkendali, kapasitor kecil tidak di ganti karena lebar gambar sudah standar.. Kemudian pribados mengganti kop FBT yang telah kadaluarsa dengan kop yang masih Gress.
Koops
Kebetulan pribados punya kop dari FBT bekas merk SHARP dan masih ada kabelnya tanpa menunggu lama buang sedikit ke -2 ujung kulit kabel agar kelihatan kawat kabel tapi sebelumnya masukan dulu selongsong kabel kop FBT yang baik lalu di solder kawat FBT dengan rapih kemudian di olesi lem DEXTONE ( Plastic Steel / Epoxy ) 5 Minuties sampai rata kemudian tutup pakai selonsong kop dan ke -2 sisinya di lem ulang agar kelak setelah lem kering tidak terjadi kebocoran lagi.
Sambang
Tunggu lem kering sekitar setengah jam atau 1 jam di sesuaikan dengan keadaan lem itu sendiri dan saat nya tes hasil kerja, Jreng... Tv bisa nyala normal dan tidak terdengar lagi desiran dari FBT.!
Running tes selama 1 jam untuk memastikan lem benar benar tidak bocor dan sudah kering betul, kemudian sebelum tv di pasang tutup belakangnya maka kabel yang ter lem dengan baik itu di bungkus lagi pakai botol mineral bekas agar tidak terjadi kontak ground kembali..
Mineral
Semoga info tips kecil ini dapat bermanfaat khususnya buat para pemula saja, sedangkan bagi para senior boleh di tambahkan pengalamannya agar jadi sempurna lagi..

Data pin ic singel TDA 9381..

Bagi yang membutuhkan saja...

Data pin ic TDA9381PS/XX di sertai dengan tegangannya
:

1. Standby -> 6,1v

2. Scl -> 3,3v


3. Sda -> 3,2v


4. Tuning -> 2,7v


5. Av1 -> 0v


6. Av2 -> 5v

7. key/led -> 3,3v


8. stat av grad -> 0v


9. vss c/p -> 0v


10. band system -> 0v

11. m/L/L -> 4,6V


12. VSS.A -> 0V


13. SEC PLL -> 2,3V


14. VP2 -> 7,9V


15. DEC -> 4,0V


16. PH2LF -> 3,5V


17. PH1LF -> 3,9V


18. GND


19. DES.BG -> 4,0V

20. TAVL -> 4,8V


21. VDRB -> 1,1V


22. VDRA -> 1,1V


23. IF1 -> 1,9V


24. IF2 -> 1,9V


25. IREF -> 0V


26. VSC -> 3,8V


27. TUNER AGC -> 1,7V

28. AU/DEM/SIF -> 2,3V


29. DES/COM/SF -> 2,3V


30. GND


31. SOUND PLL/SIF AGC -> 2,2V

32. AVL/RGF -> 0V

33. H-OUT -> 0,6V


34. FBI.SD -> 0,5V


35. AUDIO EXT -> 3,7V

36. EHT -> 1,7V

37. PLL.IF -> 2,4V


38. IF VO/SVO -> 3,3V


39. VP1 -> 7,9V


40. CVBS.INT -> 3,9V

41. GND


42. CVBS/Y -> 3,7V


43. CHROMA -> 1,5V

44. AUDIO OUT/AM OUT -> 3,3V

45. FBL IN -> 4V


46. R2/V IN -> 2,5V


47. G2/Y IN -> 2,5V


48. B2/U IN -> 2,5V


49. BCL IN -> 2,3V


50. I BLACK -> 5,9V


51. R OUT -> 3,1V


52. G OUT -> 3,1V


53. B OUT -> 3,1V

54. VDD A -> 3,3V


55. VPE -> 0V


56. VDD C -> 3,3V


57. OSC -> GND


58. X-TAL -> 12M


59. X-TAL -> 12M


60. RESET -> 0V


61. VDD P -> 3,3V

62. GRAD P1,0/INT1 -> 0V


63. STAT P1,0/TO -> 0V

64. IR IN -> 4,9V




Semoga bisa membantu broth..

Buat Lilitan untuk Sumber Tegangan AFC FLYBACK di Mesin Tv Cina

Buat Lilitan untuk sumber tegangan AFC di FLYBACK mesin Tv Cina


Awalnya sih, gak nyangka banget... Tadi pagi datang orang yang tidak di kenal ke rumah pribados. Eeh... tak tahunya mau servis Tv POLYTRON rupanya.., dan terjadilah dialog antara pribados dengan Customer.
Singkat cerita pribados sudah mulai menggarap Tv POLYTRON nih, tapiii.. mesinnya dari perangkat Tv Cina, namun pribados gak tau bin lupa merknya.. namun yang jelas mesin Tv tersebut dapat beli dari toko "Elektronik". WOOOWW !

Kanajong jadinya laah.., pelan-pelan mulailah menyolder bagian yang rawan panas sambil memeriksa part-part yang tampak mulai berubah bentuk karena termakan usia. Ada elko kopel 1000u/25V bagian Vertikal sudah kembung, resistor 470Ω terkelupas di out ic Regulator KIA7809 dan ada satu lagi ternyata FBT pun telah mengalami pergantian sebab semua jalur pin banyak sayatan untuk memutus jalur aslinya agar type FBT yang lain dapat berfungsi secara baik dengan cara menjamper kabel di pin-pin FBT.

Jmpr
Kemudian pribados cek hubungan induksi transistor Regulator.. amaan, di

lanjutkan ke transistor Horisontal Out, kok jarum tester Ωmeter posisi 1x gerak bolak balik ? Cabut tr.

H out, cek ulang induksi di titik

/pcb

basis dan kolektor tr. H out

ternyata masih tetap short dan

di sweeping ternyata biangkereknya muncul dari

dioda B+ dalam kondisi short.


Pergantian pemainpun sudah di

lakukan semua, waktunya tes tegangan Out B+ yang

kebetulan tr. H out pun belum di tancap. Creekt... strum B+



nangkring di 115VDC, dan bisa di pastikan blok Regulator

terkendali, tancap kembali tr. H Out... dhuaarrr ! Hehehe Tv POLYTRON gadungan bisa nyala

normal. Hadeuh.. cuman segitu

doang rusanknya mesin Tv Cina... huuhhh ! Setelah Tv nyala normal, alangkah terkejutnya pribados saat hendak memprogram ulang

susunan canel weleeh.. gak mau muncul menu display alias OSD walau

telah menekan tombol panel atau remot kontrol berulang kali, apalagi tombol Micro

Switch panel sepertinya sudah

eror. Waduh jadi garuk kepala

deeh, keruan saja pribados

langsung

curiga dengan FBT pengganti itu.

Pas di lihat typenya BSC25-T1010A dengan data pin :
  • TP
  • H OUT/COL
  • TP
  • B+
  • TP
  • TP
  • GND
  • HT
  • ABL
  • 180V/NC
.

Sedangkan FBT bawaanya type BSC23_01N40G1 (tertera pada papan pcb/main board) dengan data pin :
  • H OUT
  • TP
  • B+
  • GND
  • NC
  • AFC
  • TP
  • ABL
  • HT
  • NC
dan setelah di bandingkan ternyata FBT BSC25-T1010A tidak ada pin khusus AFC nya dan hanya mengandalkan tegangan dari pin Heater saja sebagai suplai tegangan.

Pada gambar di atas tegangan AFC di sadap dari tegangan Heater 6VAC, bisa jadi tegangan itu tidak mencukupi untuk mengangkat Besaran Level Pulsa AFC HORISONTAL, sedangkan Pulsa AFC harus tetap terjaga agar dapat

memandu penetapan gambar dan warna. Andai Pulsa AFC Horisontal terganggu dapat

menyebabkan tidak

terkuncinya osilasi horisontal dari ic Osilator LA76810/18 sehingga gambar tidak bisa tercetak, sebab koordinat titik gambar

lepas yang mengakibatkan gambar melintir ke kiri atau kanan, warna tidak bisa tampil, OSD hilang dan lain-lain.

Karena merasa yakin masalah OSD hilang penyebabnya dari FBT pengganti yang bukan type aslinya, maka pribados harus membuat rangkaian suplai tegangan yang cocok untuk jalur AFC dan biasanya kalau FBT mesin Tv Cina punya pin AFC tersendiri maka di outnya dapat mencapai 20VAC.(standar tegangan AFC 12VAC ~ 25VAC bila terpisah dari teg. Heater)
Untuk itu pribados membuat lilitan khusus AFC sebanyak 15~16 belitan di batang ferit FBT dan putaran lilitannya searah jarum jam mulai dari ujung satu solder ke ground mesin.
Belit
Beres membelit kabel warna hitam di batang ferit FBT lalu mengujinya, ujung lilitan atas pasang di probe tester warna merah VOLTAC METER sedang ujung lilitan bawah di groundkan. Arah tester selektor 50VAC yang hasilnya sekitar 22VAC.
Lps
Untuk memfungsikan sumber tegangan dari 16 lilitan yang tercipta barusan, lantas pribados mencabut jamper W410 yang ternyata sudah di isi resistor 1K2Ω lalu cek R413 10KΩ dan VD411 serta cek R723 8K2Ω dan C723 18pf cabang ke jalur H.SYNC di V705 Transistor C1815 dan pin H.SYNC ic program LC863532B/54H7 untuk memastikan bahwa tidak ada part lainnya yang rusak ! dan melepaskan sambungan ke Heater.
Het
Lantas Ujung lilitan atas penghasil tegangan 22VAC di solderkan ke titik/lubang eks jamper W410 posisinya pinggir mesin yang sudah di lepas tadi.
Meniu
Saatnya mencoba hasil kerja.. Ceesh, layar terkembang bersamaan muncul gambar dan displai no. canel Tv di pojok atas yang menandakan bahwa OSD sudah muncul. Hahaha.. jerih payah pribados berbuah manis walau hanya Tv Cina tapi pekerjaan ini membuat hati jadi nyaman karena montir lain yang dulu belum tahu trik model begini.

Follow by Email

Label

Mengenai Saya

Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Saya orang biasa yang ingin mengenal blogger dan mengelola Purnama Elektronik Blogspot ini untuk menambah wawasan serta berbagi pengalaman dalam dunia reparasi TV, agar punya motivasi kuat untuk berkarya & menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berawal dari Hp N-70 lalu dikenalkan oleh teman tentang internetan via seluler dan bisa eksis sampai sekarang. Setiap artikel yang di posting selain untuk berbagi, di dedikasikan arsip kerja dari pengalaman dan dari narasumber lain sebagai pelengkap. Tidaklah menampik bila saatnya nanti memiliki sebuah perangkat Laptop tentunya jadi sangat baik karena proses pembelajaran akan mudah dan lancar.. Materi artikel apapun yang di posting di blog Purnama Elektronik ini, semata-mata hasil dari jerih payah pribadi yang tentunya banyak di support oleh teman, sahabat, kenalan dan para MASTER BLOGGER serta keluarga tercinta.