Tv Polytron : berawal dari kerusakan mati protek berlanjut pada raster gelap

Panggilan servis kali ini benul-betul bikin puyeeng banget..... bayangkan berawal dari kerusakan mati protek berlanjut ke raster gelap gulita sedangkan suara menggelegar normal.
Saat mendatangi rumah klien, tv Polytron DIVA type PS5223 sudah nongkrong selama 2 minggu dengan gejala mati protek, lampu standby nyala terus dan tak bereaksi bila tekan tombol power di Remot atau tekan tombol CH+ panel tv, led tetap melotot dengan gagahnya.

Dengan menunjukkan sikap tenang dan pasang wajah serius (biar dibilang montir prof...oleh empunya tv, he..he..dan jaga imeg dikitlah) keluarkan alat tempur yang di bungkus tas lusuh, pekerjaanpun dimulai dengan penyolderan pada bagian hot/panas dulu yaitu blok Vertikal, Horisontal dilanjutkan ganti elko C401 1u/50v ganti nilainya dengan 2,2u/50v, R517 180Ω terlihat sudah hangus ganti dengan 1,5kΩ, nilai resistor & elko tersebut saya anggap sebagai angka yang ideal karena sudah terbukti 100% ampuh mengatasi gangguan mati protek yang sering menghinggapi tv Polytron pada ic singel keluarga HBT yang justru kerusakan terjadi pada jalur proteknya itu sendiri dan bukan dari blok yang diawasi yaitu bagian Vertikal terutama kerja ic LA, AN, STV atau TDA tapi di lain kasus bisa berbeda dengan gejala yang sama.

Setelah semuanya dianggap aman terkendali dan siaga penuh lalu tv pun di onkan creetz..cessz... lampu led nyala sebentar kemudian padam seiring dengan itu jarum meter bergerak naik menuju angka 80vdc, diam sejenak langsung melesat ke 115vdc.
Mesin tv sudah bisa bekerja dan tidak protek lagi tapi, lamaa.. ditunggu layar tak kunjung nyala sedangkan lampu heater terang begitu pula cek tegangan RGB, Screen/G2 tampak normal, coba naikan potensio Screen FBT muncul raster polos warna merah tipis dan dibarengi garis blangking horisontal mulai dari atas sampai bawah, tekan tombol Menu dengan Remote Kontrol untuk membuka display Menu ternyata tidak muncul, tapi coba tes pakai DVD Player terdengar bunyi lagu dengan suara cetar membahana tanpa gambar.

Cek tegangann Abl FBT ada 8,5v diteruskan ke T205 A1015 emitor 8v, basis 7,5v dan kolektor 4v, padahal kalau di crosscek dengan model MX yang kebetulan ada 2 garapan sekaligus di T205 kolektor outnya 0 volt maka pin mute ic HBT akan 0 volt juga.
Petualanganpun dimulai lagi semua part yang mencurigakan dari Mt, mute, swicth AV sampai bagian drive Sound dan Vertikal serta tidak lupa ganti ic eeprom (memori) karena jalurnya punya keterkaitan dengan Abl tapi hasilnya nihil besar.

Tak terasa 3 jam bergelut pinggang jadi kaku dan otak pun harus di recharge, sambil nyeruput kopi & menghisap rongko menganalisa banyak kemungkinan/kesalahan supaya bisa menyingkap tabir yang menyelimuti raster, terbangun motivasi ketika memperhatikan AVO meter yang tergeletak diam membisu, mata langsung tertuju pada terminal Cok Output (Colokan Probe) yang seringkali terlupakan, dibawah Cok tersebut ada Kapasitor yang berfungsi mendeteksi khusus Sinyal Ac Gambar.
Cabut dari terminal (+) lalu pindahkan probe merah keterminal Output dan arahkan selektor ke 50vac.

Hidupkan tv kembali, mulailah mencacah disepanjang jalur Abl, pas pada titik katoda D803 ternyata raster bergetar nyala dan tampaklah logo Polytron yang masih tidak singkron, tusuk di titik R810 yang menuju pin Abl FBT raster tetap gelap, tusuk lagi di titik anoda D204 layar nyala, lalu tusuk dititik katoda D201 tidak keluar raster. Sambil garuk-garuk kepala, jadi merasa aneh sebenarnya katoda D201, anoda D204 dan katoda D803 adalah 1 jalur yang mendapat suplay Vcc +12v langsung dari C503 1000u/16v Regulator Sekunder yang notabene sebagai penyuplai utama Vcc +5va, +5vd & +8v tapi yang bisa mengeluarkan raster hanya pada titik katoda D803 & titik anoda D204 untuk suplai T205, sedangkan D803 adalah pemisah antara Vcc +8v dengan B+115v melalui R808, R809 menuju Abl.

Coba pindahkan/naikkan selektor ke 250vac lalu tilik ulang katoda D803, layar tampil dengan sempurnanya, tanpa pikir panjang ambil kapasitor milar/keramik nilainya 104 pasang paralel pada dioda D803, onkan tv kemudian tes ulang pakai DVD Player serta sekalian pasang cuk antena, akhirnya gambarpun bisa normal kembali.
Semoga bermanfaat.

Belajar posting di blogspot via hp

Ternyata sangat susah sekali posting artikel di Blogspot kalau pakai handphone apalagi ponselnya Nokia N70 S60nd ditambah karena dengan versi barunya membuat para blogger jadi mati kutu tanpa bisa berbuat banyak . Tapi belakangan ini sudah mulai ada geliat lagi... apa sebab ? Akhir-akhir ini sudah banyak penggiat master blogger menulis tentang posting artikel via hp dengan label..!!diantaranya ada di diansunday tentang Cara Posting Blogspot via Hand Phone dengan Label...!! yang menggunakan konten dari posting.x-sun.net ternyata bisa berhasil dengan sukses dan sekarang mulai belajar Membuat Tulisan dengan Kode Warna dan belajar Membuat Huruf Tebal, serta belajar Membuat Kombinasi antara Huruf Tebal yang di warnai di Blog serta sedang mencaritahu tentang upload gambar dan yang lain-lainnya bisa menyusul di kemudian hari. Tapi itu semua sudah bisa memuaskan dahaga Blogging via hp.
Bila mau posting artikel tinggal ketik blogger.com/blog-this.g di bar pencarian google, Ingin hapus postingan ketik blogger/com di bar pencarian google dan Mengedit artikel yang sudah terposting ketik Google.X-sun.net di bar pencarian google juga dong.
supaya joos dalam ngenet dan super iriiit.. sudah lama pakai Browser Operamini 4.2 walau jadul, karena ada fasilitas New Window dan Pre.window jadi tanpa harus menutup brower kalau mengedit dan preview hasil edit artikel yang sudah terposting sekalipun.

Parameter Tv Polytron Slim eLSiDi 21"

Parameter TV POLYTRON SLIM eLSiDi 21" Type PS52UM70SM

Fitur: tombol sentuh, USB & SD Card Player, Radio FM

Daftar part aktif :
  1. Ic micom HBT 01-05G
  2. Fet Regulator 7N65C
  3. Ic Vertikal LA78141
  4. Ic AV sw TDA7442D,
  5. Fbt JF0501-19587 isi (1-2-4/3-6-9-10)
  6. Mpeg board


Pasword 1013 :

H-SHIFT 24


S-COR 25

V-LIN 17

B-DRV 67

G-DRV 41

B-CUT 32


G-CUT 69

R-CUT 36

EW-CORTO 10

EW-CORBT 10

EW-PARA 87

H-PARA 04

H-BOW 06

EW-TRAPE 50

H-SIZE 28

V-AMP 24

V-CEN 15


Pasword 1014 :


AGC GAIN  34H   52

OPTION 0   05H   00000101

OPTION 1   82H   00000010

OPTION 2   H   00001001

OPTION 3   0DH   00001101

OPTION 4   30H   00110000

OPTION 5   1AH   00011010

OPTION LANG 01H 00000001

H-OSD 23H 35

V-OSD 14H 20

V-SHIFT 00H 00

U-BLK 08H 08

V-BLK 08H 08

BRTS 04H 04

Y-DELAY 07

WB-BRI 41H 65

WB-CON 64H 100

WB-COL 32H 50

LO-AGC 26H 38

HI-AGC 27H 39


Pasword 1207 :


CTS 16

FS-SLV 92

FS-CTR 136

FS-BVL 1

FS-BVH 2

FS-BUH 8

FS-LOMIN 42

FS-HIMIN 6

FS-LOVL 100

FS-HIVL 14

FS-LOVH 100

FS-HIVH 36

FS-LOUH 58

FS-HIUH 71

STEP TV 40

SHP-PAR 75

SS 100 10101101

SS 80 10101000

SS 60 11011110

SS 40 01010100

SS 20 01001010

SS 0 01000000

F-LIM HI 56

F- LIM LO 30

ALGO 1

BOST H 69

BOST L 35

DIV 4

IF-MIN 76


IFMAX 116

RF-MAX 45

BOSTER 11000010


Parameter 1206 :


SCNT 10

CNTX 127

CNTC 64

CNTN 0

CNTD 127

BRTX 42

BRTC 76

BRTN 32

COLX 80

COLC 58

COLN 13

COLP 58

COLD 61

TNTX 61

TNTC 66

TNTN 40

ST3 28

SV3 34

ST4 28

SV4 34

SVD 25

SHPX 29

SHPN 10

ASSH 6

ABCL 00000001

DCBS 00000111

OSDA 00000010

NOIS   00001111

NDCT   31

FLG 0   01000100

FLG 1   00000000


SVM    00010000

VBKL   00000000

VCD 0  00011010

VCD 1  00000001

VL 1   37

VL 50   95

T COL  10001011

B COL  01110101

ST BG   2

ST I   2

ST DK   2

ST M   2

SSBG   00001110

SS I   00001110

SS DK   00001110

SS M   00000001

SYNC   10000010

HSFC   10000100

ALC   3

VOLCP   3

MUTT    55

TINTPAL 58

DMP   0

NCOMB   ON


data di sadur dari CJDW ELECTRONIC: parameter polytron slim elsidi

Suara normal , gambar/raster gelap pada TV POLYTRON SLIM

Saat datang ke rumah konsumen , saya dapati tv Polytron U-Slim PS 52UV81 dalam keadaan suara normal tapi layar gelap gulita . Lalu buka casing belakang dan kembali di nyalakan , terlihat heater padam lantas ukur strum pada pin-pin CRT : heater , RGB dan Screen/G2 semuanya 0 volt . Mesin tv di balikan posisinya lalu onkan lagi cek strum B+ 115v busyeet dah ! Alangkah terkejutnya karna jarum tester pada selector 250vdc mentok keras hingga bergetar seketika tv di matikan lantas tr H out D5024 di cabut dan cek ternyata masih ok ! Onkan lagi tv cek strum B+ tetap over sedangkan titik kolektor terukur 115v setelah tr di lepas . Waah jadi mikir nih , apa gerangan yang terjadi ?dimana biangkeroknya ? Alaaah kok jadi buntu pikiran ? Coba iseng angkat elko c508 100u/160v & c807 47u/160v ternyata 0 kapasitas ! Lansung ganti elko 2 biji & cek ulang strum B+ hasilnya pas 115v , tancap tr hout....gambar langsung jreeng..! Rupanya elko-elko jaman sekarang punya kualitas rendah jadi geleng kepala dech..awal perkiraan fbt yang rusak taunya cuma elko . Syukurlah gajiannya bisa buat servis + ganti oli motor supaya lancar jalan-jalan .

TV POLYTRON MINIMAX mati standby dengan gejala kerusakan yang tidak biasa .

Tadi siang saya mendapatkan panggilan servis tv, ternyata setelah datang ke TKP merk nya POLYTRON MINIMAX 20 inci type MX20323L dalam kondisi protek standby.

Dengan percaya diri di bukalah kabinet tv dan seperti biasanya solder ulang pada bagian-bagian yang panas seperti blok Vertikal, Horisontal dan blok Regulator Sekunder +14v sambil cek elko C505 1000u/25v & C507 47u/63v sering cepat kering di karenakan beban berat yang menyebabkan terproteknya kerja mesin tv.

Setelah selesai melakukan resolder dan pengecekan elko-elko yang mencurigakan, coba masuk pada tahap pengujian apakah mesin tv bisa hidup atau tidak ? Tancap kabel steker hidupkan mesin dan sambil ukur pada titik B+, jarum Voltmeter bisa menunjukan angka 110vdc namun kemudian turun kembali hingga 25vdc dan coba hidupkan dengan Remot Kontrol kembali tegangan B+ naik sebentar lalu turun, coba lagi tekan tombol CH+ hasilnya sama tetap standby dengan lampu led nyala terus.

Pengukuran beralihkan pada bagian Vcc +14v yang cabangnya ke Vcc +8v, +5v power dan +5v bagian If ic Croma. Saat pengukuran pada Vcc +8v ternyata hanya 5v saja, lepas jumperan jalur ke ic STV 2286H keluarlah 8v lalu pasang kembali jamperan, lepas pin 45 STV 2286H masuk 7v tapi naik secara perlahan,lepas pin 17 maka keluar 8v. Terlintas dalam pikiran mungkin ic stv... RUSAK !
Tapi hasil uji secara induksi pin-pin itu tidak menunjukan adanya gejala pin yang short ke ground karena posisinya memang berdampingan.

Sambil menerawang kejadian kasus yang sudah-sudah (flash back) sepertinya problem ini agak janggal dan tidak biasa pada gejala protek di tv POLYTRON umumnya, kalau ic STV 2286H tersebut mesti di vonis RUSAK.

Akhirnya minum kopi dulu untuk menetralisir racun protek dalam benak kepala pribados yang sekarang mulai botak, dan sambil bakar rokok yang memang telah di sediakan oleh tuan rumah. Dari hasil breaking sejenak dan tebakan, iseng-iseng cabut kabel out RGB ic Croma menuju modul Matrix RGB yang di tancap ke CRT dan kebetulan ada soketnya jadi tidak perlu melepas timah solderan untuk mengangkatnya.

Onkan cress.., mesin tv bisa hidup serta tidak protek lagi, jadi ketemulah si biangkerek penyebab mati protek dengan kondisi standby yaitu ada pada modul MATRIX RGB nya, adalah ic penguat STV 5111 yang kedapatan sudah setengah short pada input pin R ( merah ), dan coba ukur secara induksi semua pin input RGB dengan Ohmmeter x1 ternyata ada penyimpang jarak yang agak jauh bila di bandingkan dengan pin input G dan B, tanpa basa basi langsung saja ganti ic stv.. dan tv pun bisa nyala normal lagi.

Tidak di sangka penyakit protek standby kali ini penyebabnya bukan dari keringnya elko C505 1000u/25v dan C507 47u/63v tapi datangnya dari ic STV 5111.
Semoga bermanfaat.

Label

Mengenai Saya

Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Saya orang biasa yang ingin mengenal blogger dan mengelola Purnama Elektronik Blogspot ini untuk menambah wawasan serta berbagi pengalaman dalam dunia reparasi TV, agar punya motivasi kuat untuk berkarya & menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berawal dari Hp N-70 lalu dikenalkan oleh teman tentang internetan via seluler dan bisa eksis sampai sekarang. Setiap artikel yang di posting selain untuk berbagi, di dedikasikan arsip kerja dari pengalaman dan dari narasumber lain sebagai pelengkap. Tidaklah menampik bila saatnya nanti memiliki sebuah perangkat Laptop tentunya jadi sangat baik karena proses pembelajaran akan mudah dan lancar.. Materi artikel apapun yang di posting di blog Purnama Elektronik ini, semata-mata hasil dari jerih payah pribadi yang tentunya banyak di support oleh teman, sahabat, kenalan dan para MASTER BLOGGER serta keluarga tercinta.